Sunday, 26 April 2009

pada sebuah malam

Malam mengantarku pada perjamuan panjang
Purnama terkikis disaksikan kelepak kelelawar yang mencari makan
Satu persatu kata-kata bertautan dalam mulutku
Bermuntahan
Berloncatan seperti ikan-ikan di kolam hati
Mega mendung masih menggelayutkan dirinya di gelap malam
Sementara bibirku masih asik mengunyah
Kata-kataku sendiri

Perjamuan masih terus berlanjut
Antara sunyi dan sepi
Menjadi rindu yang perih
Pada setiap setiap percakapan yang terlontar


2009

15:27 Posted in sajak | Permalink | Comments (0) | Email this | Tags: sajak

Post a comment