Monday, 12 November 2007
pembaharuan untuk cipasung; sebuah ide
Barangkali ini sekedar tes Solusi bagi perbincangan para alumni di milis Cipasung dan friendster group Alumni Cipasung. semoga menjadi bahan pertimbangan untuk semua yang peduli terhadap Cipasung. namun kebijakan masih ditangan keluarga besar cipasung. ini hanya gambaran ide dari saya, dan tidak menetup kemungkinan ide ini sudah dilakukan orang lain yang hidup sebelum saya. hal ini saya akui betul.
entah...
berpikir solusi ini akan memakan waktu yang sangat panjang jika terus di perdebatkan. bukan berarti kurang peduli
, persoalannya terletak pada kebijakanpesantren_maaf_ yang harus lebih jelas tentang pemberdayaan alumni.
jika memang persoallannya sehabis smp tidk melanjutkan di cipasung?...saya mengajukan dua pertannyaa untuk membuka masalahnya
1. jangan-jangan cipasung menjenuhkan ![]()
2. jangan-jangan sekolah tingkat menengah di cipsung kurang baik dibanding sekolah menengah diluar cipasung. ![]()
Untuk dua pertannnyaan tersebut, saya kira haruslah diadakan penelitian "kenapa mereka pindah dan tidak melanjutkan di cipasung?"
Jika masalah yang kedua adalah "santri dulu mesantren paling sebentar 5 tahun"...untuk persoalan ini pun saya mengajukan dua masalah...pertama, pola pendidikan dipesantren cipasung pada jaman dahulu masih condong terhadap "santri negri" atau santri yang hanya mesantren saja...kedua, pola pendidikan formal di cipasung mengikuti pola pendidikan formal Negara, dimana sekolah dasar 6 tahun, smp/mts 3 th, sma/ma 3 th. dan pola pengajian pesantrennya mengikuti kepada tiga pola tersebut.
Dari dua masalah dan 4 anak masalah diatas, saya menarik kesimpulan sebagi solusi dari saya.
1. jika santrinya setelah smp ingin tetap melanjutkan di cipasung
2. paling sebentar harus 6 tahun,
maka! "kenapa enggak" pola pendidikan di pesantren cipasung di buat terbalik...maksud saya, sejauh ini yang saya pantau, pesantren lebih mengikuti kepada kebijakan kebijakan diknas dan depag. maka sekarang buatlah terbalik, sekolah sekolah mengikuti kebijakan pesantren, tentunya harus tetap dinamis agar tidak menjadi kotroversi...yakni dengan pola;
mesantren di cipasung harus 6 tahun. ketentuannya, cipasung harus punya kurikulum sendiri untuk jangka waktu 6 tahun mulai dari kelas 1 sampai kelas 6...namun kalau ada yang pindah, ya jangan dipaksa untuk tetap di cipasung, sebab akan melanggar HAM.
jika selama ini para santri lebih banyak mementingkan tugas tugas sekolah, maka sekarang buatlah seimbang...dengan kata lain meskipun yang dikaji adalah kitab kuning, metode pengajiannya dengan melogat atau salafi...tetapi kurikulumnya mengikuti zaman alias kurikulum moderen, seperti adanya ujian, kenaikan kelas dan raport . saya yakin, cipasung akan mendapat julukan :
"pesantren salafi bergaya moderen". ![]()
"SUKSES SELALU UNTUK CIPASUNG
doaku menyertai keberadaanmu"
salam baktos,
santri bangor ![]()
Zaky Mubarok (1998-2004)
![]()
21:23 Permalink | Comments (0) | Email this | Tags: Cipasung, Pembaharuah, pendidikan, pesantren, metode, salafi, moderen


